You are here Akademik

Sistem Pendidikan

A. Sistem Kredit
  1. Pengertian
    • Sistem Kredit
      Adalah Sistem penyelenggaraan pendidikan dimana beban studi mahasiswa, beban tenaga pengajar dan beban penyelenggaraan program pendidikan dinyatakan dalam kredit.
    • Sistem Semester
      Adalah satuan waktu kecil untuk menyatakan lamanya suatu program pendidikan dalam suatu jenjang pendidikan. Satu semester setara dengan enam belas hingga delapan belas minggu kerja.
    • Satuan Kredit Semester (SKS)
      Adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan besar beban studi mahasiswa, besar pengakuanatas keberhasilan usaha kumulatif bagi suatu program tertentu serta besarnya usaha untuk menyelenggarakan pendidikan bagi perguruan tinggi dan khususnya bagi tenaga pengajar.
  2. Tujuan
      Agar peguruan tinggi dapat lebih memenuhi tuntutan pembangunan karena di dalamnya dimungkinkan penyajian program pendidikan yang bervariasi dan fleksibel sehingga memberikan kemungkinan lebih luas kepada mahasiswa untuk memilih program menuju suatu jenjang profesi tertentu yang dituntut oleh pembangunan.
      Secara khusus tujuan penerapan sistem kredit adalah guna :

    • Memberikan kesempatan kepada mahasiswa (yang cakap dan giat belajar) agar dapat menyelesaikan studi dalam kurun waktu yang singkat.
    • Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah yang sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan.
    • Memberikan kemungkinan sistem pendidikan agar tercapai keseimbangan antara masukan (input) dan keluaran (output) dapat dilaksanakan.
    • Mempermudah penyesuaian kurikulum dengan perkembangan ilmu dan teknologi.
    • Memberikan kemungkinan agar sistem evaluasi kemajuan belajar mahasiswa dapat diselenggarakan dengan sebaik-baiknya.
    • Memungkinkan pengalihan kredit antara jurusan/program studi dalam satu perguruan tinggi.
    • Memungkinkan perpindahan mahasiswa dari satu perguruan tinggi ke perguruan tinggi yang lain.
    Adapun tujuan perkuliahan dengan sistem kredit semester pada Fakultas Hukum UNISSULA adalah :

    1. Menyiapkan sumber daya insani menjadi cendikiawan dan pakar hukum, kader pemimpin umat dan dakwah yang sanggup menegakkan hukum dan keadilan menuju rahmatan lil alamin.
    2. Menghasilkan sarjana hukum yang Islami yang :
    • Menguasai hukum Nasional dan hukum Islam.
    • Menguasai dasar ilmiah dan dasar kemahiran kerja untuk mengembangkan ilmu hukum dan peka terhadap masalah kemasyarakatan dan keadilan.
    • Memiliki daya analisis yang tinggi terhadap masalah hukum dan sosial.
    • Mampu menerapkan hukum sebagai sarana memecahkan masalah sosial secara arif dan tetap berdasarkan sendi-sendi/prinsip-prinsip agama, keadilan dan hukum itu sendiri.
  3. Ciri
  1. Setiap mata kuliah diberi nilai yang disebut nilai kredit.
  2. SNilai kredit sebagaimana dimaksud butir b di atas didasarkan atas besarnya usaha untuk menyelesaikan tugas-tugas yang dinyatakan dalam program perkuliahan, praktikum, tugas lapangan maupun tugas lainnya.
  3. Kegiatan wajib adalah kegiatan yang harus diikuti oleh seluruh mahasiswa. Sedangkan kegiatan pilihan adalah kegiatan yang disediakan untuk melengkapi beban kemampuan masing-masing mahasiswa.
  4. Dalam batas-batas tertentu mahasiswa mendapatkan kebebasan untuk menentukan :
    • Banyaknya satuan kredit yang diambil setiap semester.
    • Jenis kegiatan studi yang diambil setiap semester.
    • Jangka waktu untuk menyelesaikan beban studi yang diwajinkan.
    • Banyaknya sks yang diambil berdasarkan kemampuan studi pada semester sebelumnya berdasarkan Indeks Prestasi (IP) yang diperoleh dan kemungkinan kondisi yang melatar belakangi studi mahasiswa.