You are here Akademik Perwalian Mahasiswa

Perwalian Mahasiswa

Bimbingan Akademik (Perwalian)

1. Pengertian

a. Adalah proses kegiatan bimbingan akademik oleh Dosen wali kepada mahasiswa.

b. Bimbingan akademik oleh dosen wali meliputi:

- Penyerahan Kartu Hasil Studi (KHS), pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) dan batal tambah Kartu Rencana Studi (KRS)

- Bimbingan lain berkaitan dengan proses belajar mahasiswa.

c. Pengisian KRS yang dilakukan mahasiswa melalui dosen wali untuk membicarakan tentang strategi rencana studi atau pengambilan mata kuliah dengan menunjukkan KHS terakhir.

d. Dalam hal KHS terakhir belum diterbitkan sebagaimana tercantum dalam point (c), mahasiswa dapat menyusun KRS sementara melului dosen wali maksimal 18 SKS.

- Masa perwalian kedua (batal tambah) adalah masa berikutnya yakni maksimal 2 minggu setelah masa perwalian pertama dimana mahasiswa konsultasi/melakukan perwalian dengan dosen wali berkaitan dengan pembatalan, penggantian, pengurangan dan atau pengurangan mata kuliah/kredit yang diambil dengan mengisikannya dalam kartu perubahan rencana studi.

d. Mata kuliah yang akan diambil dan diisikan pada KRS dikonsultasikan dan dimintakan pengesahan pada dosen wali (sehubungan dengan KRS online perlu koordinasi BSI).

e. Lima rangkap KRS masing-masing terdiri dari lembar berwarna :

- Putih untuk mahasiswa yang bersangkutan

- Biru untuk dosen wali

- Merah untuk bagian pengajaran/bagian komputer Fakultas.

- Hijau untuk Biro Administrasi dan Kemahasiswaan Universitas.

- Kuning untuk orang tua atau wali mahasiswa.

2. Mekanisme

a. Mekanisme Perwalian Pertama.

- Biro administrasi dan kemahasiswaan universitas dan bagian pengajaran/komputer fakultas menerima lembar KRS hijau guna didata dan dibuatkan daftar kelas semester.

- Disamping dilakukan pengisian KRS secara manual, mahasiswa juga melakukan pengisian KRS melalui KRS online pada UNISSULA Online pada ruang pusat komputer fakultras berdasarkan KRS yang telah disetujui dan disahkan oleh dosen wali.

- Data mengenai daftar kelas semester segera diumumkan untuk diketahui oleh seluruh mahasiswa.

- Jika ada mahasiswa yang belum terdaftar, kekeliruan mata kuliah, kekeliruan nama dan sebagainya dan sudah melakukan mekanisme perwalian secara benar (segera) melaporkan ke bagian pengajaran/ puskom fakultas dan biro administrasi dan kemahasiswaan universitas (BAAKSI) dengan menunjukkan KRSnya.

- Apabila sampai dengan masa perkuliahan mulai berlangsung dan daftar kelas semester belum juga diterbitkan, mahasiswa diperbolehkan mengikuti perkuliahan mata kuliah sebagaimana dalam KRSnya dengan melaporkan kepada bagian pengajaran/puskom fakultas.

b. Mekanisme Perwalian Kedua.

- Hanya dapat dilakukan oleh mahasiswa yang mengikuti masa perwalian pertama.

- Mekanisme perwalian kedua merupakan masa dimana mahasiswa melakukan batal, tambah, kurangi, ganti mata kuliah atau kredit yang diambil yang diisikan pada Kartu Perubahan Rencana Studi (KPRS).

- Setelah dosen wali menyetujui dan mengesahkan isian KPRS, maka KRS pengisian/pengajuan pada masa perwalian pertama dianggap tidak berlaku.

- Langkah registrasi masa perwalian kedua selanjutnya sama dengan mekanisme KRS/perwalian pertama.

3. Tugas Dosen Wali dalam Perwalian.

a. Memeriksa kelengkapan yang harus dipenuhi mahasiswa perwalian seperti bukti pembayaran, pas poto dan sebagainya.

b. Mengarahkan dan membantu mahasiswa dalam hal pengambilan mata kuliah hingga pengisian KRS ataupun Kartu Perubahan Rencana Studi (KPRS).

c. Memberikan pengarahan dalam proses perkuliahan mahasiswa.